Cari Blog Ini

video video

Loading...

Jumat, 21 Januari 2011

Preparasi Batubara

III. PREPARASI SAMPLE

         Preparasi sample adalah pengurangan massa dan ukuran dari gross sample sampai pada massa dan ukuran yang cocok untuk analisa di Laboratorium
Tahap-tahap preparasi sample adalah sebagai berikut :
1. Pengeringan udara/Air Drying
Pengeringan udara pada gross sample dilakukan jika sample tersebut terlalu basah untuk diproses tanpa menghilangnya moisture atau yang menyebabkan timbulnya kesulitan pada crusher atau mill. Pengeringan udara dilakukan pada suhu ambient sampai suhu maksimum yang dapat diterima yaitu 400C. Waktu yang diperlukan untuk pengeringan ini bervariasi tergantung dari typical batubara yang akan dipreparasi, hanya prinsipnya batubara dijaga agar tidak mengalami oksidasi saat pengeringan.

2. Pengecilan ukuran butir
Pengecilan ukuran butir adalah proses pengurangan ukuran atas sample tanpa menyebabkan perubahan apapun pada massa sample
Contoh alat mekanis untuk melakukan pengecilan ukuran butir adalah :
- Jaw Crusher
- Rolls Crusher
- Swing Hammer Mills
Jaw Crusher atau Roll Crusher biasa digunakan untuk mengurangi ukuran butir dari 50 mm sampai 11,2 mm; 4,75 mm atau 2,36 mm.
Roll Crusher lebih direkomendasikan untuk jumlah/massa sample yang besar.
Swing Hammer Mill digunakan untuk menggerus sample sampai ukuran 0,2 mm yang akan digunakan untuk sample yang akan dianalisa di Laboratorium.

3. Mixing atau Pencampuran
Mixing / pencampuran adalah proses pengadukan sample agar diperoleh sample yang homogen
Pencampuran dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :
a. Metode manual ; menggunakan riffle atau dengan membentuk dan membentuk kembali timbunan berbentuk kerucut
b. Metode Mekanis : menggunakan Alat Rotary Sample Divider (RSD)

4. Pembagian atau Dividing
Proses untuk mendapatkan sample yang representatif dari gross sample tanpa memperkecil ukuran butir. Sebagai aturan umum, pengurangan sample ini harus dilakukan dengan melakukan pembagian sample.
Pembagian dilakukan dengan metode manual (riffling atau metode increment manual) dan metode mekanis (Rotary Sample Divider)

2 komentar:

  1. saya mo taya sedikit apa bila pemanansan tanpa penambahan gas nitrogen apa akan mempengaruhin nilai nya?terutama pada penggecekan inherent moisture dan berapa waktu yg di gunakan untu pemanasan ya,saya minta penjelasan tentang stadart ASTM

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah udah telat yaa, gapapa deh saya bantu jawab , barangkali kedepannya ada pertanyaan yang serupa :

      Tanya : apa bila pemanansan tanpa penambahan gas nitrogen apa akan mempengaruhin nilai nya?

      Jawab : iyaa, karena uap air yang keluar saat proses pemanasan akan bertumpul di dalam oven, sehingga menyebabkan air yang masih tersisa mengalami kejenuhan, sehingga air tidak akan menguap lagi, selain itu dikhawatirkan uap air yg bertumpuk akan kembali masuk / mempengaruhi ke batubara nya tersebut.

      Lainnya halnya bila ada penambahan Nitrogen (udara tekan) air yang menguaap akan "diikat" oleh gas nitrogen, dan bereaksi menjadi N20 sehingga kemungkinan ada kontaminasi dari uap air lebih kecil.

      JIka ada pertanyaan lain :

      silakan email ke : andhika.manggala@gmail.com

      Hapus